Kolagen adalah: struktur, jenis, dan fungsinya bagi tubuh
Kolagen adalah protein struktural yang paling melimpah di tubuh manusia, sekitar seperempat sampai sepertiga dari seluruh protein. Perannya seperti kerangka: memberi kekuatan dan kekenyalan pada kulit, tulang, tendon, ligamen, tulang rawan, sampai dinding pembuluh darah. Artikel ini menjelaskan bentuknya, jenis-jenisnya, cara tubuh membuatnya, dan sumber makanan yang mendukungnya.
Struktur kolagen: tiga rantai yang dipilin
Satu molekul kolagen terdiri dari tiga rantai protein yang saling memilin seperti tali, susunan yang disebut triple helix. Tiap rantai punya pola asam amino yang berulang: glisin di setiap posisi ketiga, diselingi prolin dan hidroksiprolin. Glisin yang mungil membuat ketiga rantai bisa merapat, sedangkan prolin dan hidroksiprolin mengunci bentuk pilinannya. Molekul-molekul ini lalu berjajar membentuk serat yang kuat menahan tarikan.
Jenis kolagen dan letaknya di tubuh
Peneliti sudah mengenali 28 tipe kolagen, dan lima tipe berikut yang paling sering dibahas. Tipe I sendiri menyusun sebagian besar kolagen di tubuh.
| Tipe | Banyak ditemukan di | Perannya |
|---|---|---|
| Tipe I | Kulit, tulang, tendon, ligamen | Kekuatan dan daya tahan terhadap tarikan |
| Tipe II | Tulang rawan sendi | Bantalan lentur di persendian |
| Tipe III | Kulit, pembuluh darah, organ dalam | Kelenturan, sering hadir bersama tipe I |
| Tipe IV | Membran basal, lapisan tipis di bawah sel kulit dan pembuluh | Penyangga antarlapisan jaringan |
| Tipe V | Permukaan sel, rambut, plasenta | Mengatur ukuran serat tipe I |
Cara tubuh membuat kolagen
Kolagen dibuat terutama oleh sel fibroblas di jaringan ikat, dengan bahan baku asam amino dari protein makanan. Prosesnya berjalan dalam beberapa tahap:
- 1
Bahan baku
Glisin, prolin, dan lisin diambil dari protein yang Anda makan.
- 2
Perakitan rantai
Fibroblas merangkai asam amino menjadi rantai kolagen. Vitamin C dibutuhkan di sini untuk mengubah prolin menjadi hidroksiprolin.
- 3
Pemilinan
Tiga rantai memilin menjadi triple helix, lalu dikirim keluar sel.
- 4
Penguatan serat
Enzim yang bergantung pada tembaga mengikat molekul-molekul kolagen satu sama lain menjadi serat yang kokoh.
Kenapa kolagen berkurang seiring usia
Produksi kolagen di kulit berangsur melambat sejak usia dewasa, sementara penguraiannya tetap berjalan. Sinar matahari ikut mempercepat proses ini, karena paparan UV memicu enzim pengurai kolagen di lapisan kulit. Kebiasaan merokok dan asupan gula yang tinggi juga dikaitkan dengan serat kolagen yang lebih kaku. Hasilnya tampak sebagai kulit yang lebih tipis dan garis halus yang makin jelas, dan itulah sebabnya perawatan yang berfokus pada kolagen, dari tabir surya sampai peptide, begitu diminati.
Makanan yang mengandung kolagen
Kolagen alami terdapat pada jaringan ikat, jadi sumbernya adalah kulit ikan, kaldu tulang sapi atau ayam, ceker, kikil, dan gelatin. Buah dan sayur berperan sebagai pendukung: jeruk, jambu biji, kiwi, stroberi, pepaya, dan paprika kaya vitamin C yang dibutuhkan tubuh untuk merakit kolagen, sedangkan kacang-kacangan, biji-bijian, dan kerang menyumbang tembaga serta seng.
Bentuk praktis lainnya adalah susu atau minuman kolagen yang ditambah collagen peptide, yaitu kolagen yang sudah dipotong menjadi rantai pendek agar mudah larut. Cara membaca labelnya dibahas di panduan collagen peptide.
Kolagen dan peptide
Kolagen adalah protein berukuran besar, sedangkan peptide adalah rantai asam amino yang lebih pendek; penjelasan dasarnya ada di peptide adalah. Peptide yang paling dekat hubungannya dengan kolagen adalah GHK-Cu, peptide pembawa tembaga yang riset kulitnya berkutat pada produksi kolagen dan perbaikan jaringan. Untuk sendi dan jaringan ikat, ada pula pembahasan Cartalax dan Klow Blend.
Keterangan lengkap GHK-Cu dan peptide lain untuk kulit ada di katalog Peptivia. Kalau ada yang ingin Anda tanyakan sebelum memesan, tim Peptivia siap membantu lewat WhatsApp resmi.
